Saling Menghargai

Ketika si A membuat pernyataan “Anti Valentie Day”, si B marah dan berkata, “Hargailah keyakinan orang lain. Jangan ngajak ribut dengan menulis pernyataan seperti itu!”

Pertanyaan saya: Apakah pada saat marah itu, si B tidak sadar bahwa dirinya justru sedang tidak menghargai keyakinan orang lain?

Si A hanya menuliskan apa yang dia yakini. Adalah hak si A untuk mengekspresikan apapun yang dia yakini.

Jadi kalau si B menuntut A agar menghargai keyakinan orang lain, seharusnya dia juga sadar bahwa ucapan itu pun tertuju untuk DIRINYA SENDIRI.

Mari saling menghargai keyakinan.

Saya termasuk orang yang anti Valentine Day. Itulah keyakinan saya. Kalau Anda beda keyakinan, itu tidak masalah. Yang penting saling menghargai.

Akur?

(NB: Tulisan ini dulu saya posting di Facebook menjelang 14 Februari 2012)

Iklan

Perihal jonru Ginting
- Content writer - Social Media Activist - Penulis buku "Saya Tobat!" dan beberapa buku lainnya - Pendiri DapurBuku.com (layanan self publishing) - Pendiri Jonru Media Center

One Response to Saling Menghargai

  1. wah, nemu blog mas Jonru yang satunya,
    sip, hehe

    -roni-

    Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: